Oleh: amiinmuhammad | Agustus 22, 2008

Menjadi Pribadi Yang Tangguh Dengan JAS MERAH

 

Peringatan 17 Agustus 1945 merupakan salah satu media untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan Kemerdekaan Republik Indonesia dan peristiwa-peristiwa/sejarah disaat masa memperebutan Kemerdekaan Bangsa Indonesia dari tangan penjajah yaitu Belanda dan Jepang. Mengapa dalam setiap tahun tepatnya tanggal 17 Agustus kita sebagai bangsa Indonesia diwajibkan untuk memperingati peristiwa.sejarah yang sangat penting itu? Karena sejarah merupakan suatu mutiara yang sangat mahal harganya dan tidak akan pernah rela musnahkan ditelan jaman begitu saja.

Sebenarnya tidak hanya sejarah saja yang kita kenang pada peringatan sejarah itu melainkan dapat menjadi motifator dalam diri kita dalam mengisi kemerdekaan ini sesuai dengan profesi kita masing-masing. Karena dengan mengetahui seberapa besar pengorbanan nenek moyang kita dalam memperebutkan kemerdekaan ini, apakah kita rela dalam mengisi kemerdekaan ini kita isi dengan permainan yang tidak ada artinya. Kalau kita ingat akan jasa besar para pahlawan kita dalam memperjuangkan kemerdekaan kita ini pasti kita tidak akan rela. Justru sebaliknya kita isi kemerdekaan ini dengan nsebaik-baiknya sesuai dengan profesi kita masing-masing.

Oleh sebab itulah mengapa sejarah begitu penting sekali. Tidak hanya sejarah Negara kita sebenarnya yang perlu diperhatikan tetapi sejarah dari tiap-tiap individu juga semakin penting. Hal ini demi kemajuan dari profesi kita. Seperti yang disampaikan oleh Bp. Nashoka (Anggota Tentara Veteran) dalam acara Tirakatan Peringatan Proklamasi 17 Agustus 45 di Kecamatan Godong yang dilaksanakan pada malam tanggal 16 Agustus 2008 yang bertempat di Balai Kecamatan yaitu, “Bung Karno Berpesan pada kita supaya Jangan Sampai Meninggalkan Sejarah (JAS MERAH)”.

Dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkup kecil yaitu diri kita sendiri seharusnya juga ber-JAS MERAH agar dalam diri kita dapat menjadi pribadi yang tangguh, sehingga masa depan yang cerah akan menunggu kita. Karena dengan JAS MERAH kita akan menjadi tahu dengan diri kita pribadi yang selanjutnya akan termotifasi untuk mengevaluasi diri agar menjadi yang lebih baik dari sekarang yang kita lalui.

Oleh: amiinmuhammad | Agustus 22, 2008

Seni & Budaya Bangsa Indonesia Memprihatinkan

 

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sangat kaya akan seni dan budaya. Hal ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di seluruh penjuru dunia. Penyebaran seni dan budaya ini di Indonesia menyebar secara merata artinya dari paling ujung barat wilayah Indonesia sampai paling  ujung timur wilayah Indonesia. Yang lebih unik lagi karena wilayah Indonesia merupakan daerah kepulauan yang dibatasi dengan perairan dan pulaunya ini berjumlah ribuan (sangat banyak sekali) tiap-tiap kepulauan bahkan Kabupaten memiliki variasi seni budaya yang saling berlaianan satu sama lain. Nah inilah yang menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sangat kaya akan seni dan budaya.

Perkembangan seni dan budaya Indonesia kalau diamati tidak mengalami kemajuan akan tetapi mengalami kemerosotan (semakin lama semakin berkurang). Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kemerosotan seni dan budaya Indonesia yang antara lain:

ü       Masuknya budaya asing tanpa adanya filter.

ü       Adanya pandangan dari generasi muda yang menganggap bahwa seni dan budaya Indonesia sudah kuno (ketinggalan jaman).

ü       Kurangnya perhatian pemerintah dalam memahami seni dan budaya yang ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi dalam aset Negara.

ü       Penanganan pemerintah dalam seni dan budaya kurang serius hal ini dapat diamati dari porsi dalam fasilitas kalu dibandingkan dengan kedinasan yang lain.

ü       Tidak adanya tunjangan bagi para seniman dan budayawan yang memadahi.

ü       Pengelolaan seni dan budaya masih banyak dilakukan oleh swasta.

ü       Bangsa lain yang sengaja merampok seni dan budaya Indonesia

ü       Bangsa lain ada yang mempatenkan karya seni dan budaya asli orang Indonesia menjadi milik mereka sepenuhnya.

ü       Bangsa Indonesia sendiri yang sengaja menjualnya pada bangsa lain, hal ini karena kurang cintanya pada Negara kita sendiri.

Sehingga tidak khayal lagi kalau seni dan budaya Indonesia lama kelamaan akan hilang. Hilangnya seni dan budaya Indonesia karena disamping hilang secara musnah karena bangsa kita sendiri kurang memperhatikan dan mengembangkan pada anak cucu mereka dan juga hilang karena bangsa lain yang sengaja merampas seni dan budaya Indonesia.

Oleh: amiinmuhammad | Agustus 19, 2008

SAATNYA REVITALISASI KERETA API INDONESIA DILAKUKAN

Musibah akibat bertabrakan antara dua buah kereta api di Indonesia sudah sering kali terjadi. Baru-baru ini terjadi tabrakan kereta api di daerah Lampung.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh KNKT bahwa proses bertabrakan kereta api yang terjadi di aLampung disebabkan oleh kesalahan manusia (Human Error). Tiadak hanya kali ini terjadi penyebabnya adalah human error, sudah sering terjadi. Kalau penyebabnya adalah human error berarti untuk operasional dari perkereta apian di Indonesia belum mengaplikasikan computer (masih konvensional).

Tanpa adanya perubahan dalam pengoperasian perkereta apian Indonesia (masih mengandalkan tenaga manusia) kecelakaan akibat tabrakan kereta api sulit ditanggulangi. Bagaimana tidak, manusia adalah makhluk yang tidak dapat terhindar dari sifat lupa dan salah. Dan kedua sifat ini akan selalu melekat pada diri manusia. Meskipun sudah sangat berhati-hati, suatun saat kedua sifat itu pasti akan muncul.

Sehingga perlu sekali untuk perkereta apian Indonesia dilakukan Revitalisasi dari pengoperasionalan secara konvensional menjadi komputerisasi. Apalah susahnya untuk mengubah pelayanan kerkereta apian dari konvensional menjadi komputerisasi kalau di Indonesia sendiri banyak sekali Perguruan Tinggi dengan jurusan Komputer..

Oleh: amiinmuhammad | Agustus 19, 2008

Potong Tumpeng Tirakatan Kemerdekaan RI Ke-63 di Godong

Tirakatan Malam Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke- 63 yang diselenggarakan oleh Kecamatan Godong pada tanggal 16 Agustuse 2008 yang diikuti oleh perwakilan dari semua ogranisasi islam seperti Nahdhotul Ulama’ (NU), Muhammadiyah adan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) maupun non islam dan juga nasionalisserta dari anggota Tentara Veteran Godong dari jam 18.30 sampai dengan 22.30 WIB dapat berjalan dengan lancar.

Tirakatan sebenarnya suatu upaya dan usaha untuk dapat mengingat kembali peristiwa-peristiwa perjuangan dari nenek moyang kita dalam memperebutkan Kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia. Namun peristiwa-peristiwa itu sebenarnya tidak seperti dongeng yang hanya untuk diketahui alur ceritanya saja tetapi lebih dari sekedar itu yaitu munculnya evaluasi diri kita sendiri dalam mengisi kemerdekaan dalam setahun yang sudah berlalu. Dan bisa membandingkan  sudah setarakah usaha kita dalam mengisi kemerdekaan ini dengan pengorbanan nenek moyang kita dalam memperebutkan kemerdekaan ini.

Dalam sambutan Bp. Nasoka selaku perwakilan dari Anggota Tentara Veteran Wilayah Godong, "Sebenarnya di daerah Godong merupakan daerah demarkasi antara Indonesia dengan Belanda diwaktu itu. Sehingga didaerah Godong pada waktu itu sangat rawan sekali. Tiap hari berkali-kali terjadi korban akibat ledakan senjata meriam Belanda, sehingga banyak sekali potongan-potongan tubuh manusia yang berserakan." Selamjutnya beliau menambahkan bahwa antara rakyat dan tentara Indonesia bisa saling kompak dalam memperjuangkan kemerdekaan ini meskipun hanya dibekali dengan senjata yang sangat sederhana. Tetapi semangat mereka luar biasa, pantang menyerah.

Dari pidato Bp. Nasoka tadi kita sebagai generasi bisa menjadi tahu betapa besar pengorbanan nenek moyang kita dalam memperebutkan kemerdekaan ini tanpa adanya pamrih. Terbukti bahwa bagi anggota-anggota Veteran telah bangga dengan keadaan mereka saat ini meskipun keadaan mereka (fasilitas) yang sangat sederhana sekali.

Diakhir dari acara tirakatan dilakukan potong tumpeng yang dilakukan oleh Bp. Nasoka selaku Golongan Tua yang diserahkan kepada Perwakilan Golongan Muda selaku penerus perjuangan kemerdekaan ini.

Menurut hemat saya yang juga mengikuti acara tirakatan, memang seyognyalah bagi generasi muda dapat mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknyatanpa adanya pamrih menurut profesinya masing-masing. Dan alangkah baiknya tingkah laku kita dalam mengisi kemerdekaan ini selalu bercermin pada pengorbanan dari golongan tua dalam memperebutkan kemerdekaan ini.

Oleh: amiinmuhammad | Agustus 9, 2008

Indah Itu Mahal Nilainya Tetapi Tidak Harus Mahal Harganya

Sebagian orang beranggapan bahwa keindahan adalah suatu yang identik dengan kemewahan dan dibutuhkan uang yang banyak untuk dapat memperolehnya. Tetapi sebenarnya keindahan itu banyak sekali yan berserakan dimana-mana, baik itu di lingkungan kita maupun yang berada di luar angkasa. Boleh dikatakan bahwa alam dan sekitarnya adalah tempat keindahan.

Sebenarnya Alloh sebagai Sang Pencipta Alam dan sekitarnya ini ternyata dibuat dengan serba indah. Perlu diketahui bahwa keindahan adalah susuatu yang dirasakan oleh seseorang yang dapat merasakan keindahan tersebut. Kemungkinan orang yang satu dengan yang lain dalam memahami arti indah akan berbeda-beda karena untuk dapat merasakan adanya keindahan adalah bersumber dari pikiran dan perasaan kita sendiri.

Pikiran dan perasaan yang mendukung adanya keindahan bisa saja bagi orang lain itu bukanlah suatu barang indah tetapi bagi kita yang sudah terisi modal untuk indah bisa saja hal itu menjadi serba indah. Bagaimana dengan orang yang mengalami permasalahan yang berat dapat memperoleh suatu modah indah? Mukanya saja sudah kusut……. Sebenarnya ini dapat diatasi dengan cara yang sederhana yaitu dengan meninggalkan beberapa detik saja persoalan yang membebani tersebut dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencari atau sebelumnya sudah disediakan hal yang sekiranya dapat membuat kita menjadi nyaman karena kunci dari keindahan adalah perasaan yang nyaman.

Oleh: amiinmuhammad | Agustus 6, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com . This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.